Biasanya, pasien yang sedang koma akan dirawat secara intensif di intensive care unit (ICU). Jika pasien mengalami kesulitan dalam bernapas, ia akan dipasangi alat medis berupa respirator, sementara penyebabnya akan ditangani sesegera mungkin. Pada kondisi tertentu, pasien mungkin harus menjalani operasi, seperti cedera di kepala. Sementara daya tampungnya sekitar 40 orang di ruangan dan sekitar 20 di IGD. Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Gejala sepsis. Pada awalnya, sepsis akan memasuki tahap Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS). Gejala awal sepsis ditandai dengan dua atau lebih gangguan kesehatan, termasuk: demam, berkeringat, hipotermia (suhu badan terlalu rendah), denyut nadi terlalu cepat, frekuensi napas terlalu cepat, dan. perubahan jumlah leukosit darah. Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat di Ruang ICU karena serangan jantung. Klien mengalami penurunan tingkat kesadaran (soporokoma), terdapat ketidakmampuan dalam bergerak sehingga mempunyai resiko terhadap kerusakan kulit dan jaringan. Seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun dirawat di bangsal penyakit dalam, saat perawat Pada awalnya pasien dirawat di ICU dengan ventilator dan diintubasi ETT. Hari ke 8 dilakukan PDT oleh intensivist. Selama di ICU dilakukan fisioterapi napas, nebulizer, suction. Pasien juga mendapat terapi suportif nutrisi dan neurotropik. Weaning dimulai pada hari ke 10 dengan urutan mode ventilator CPAP, dilanjutkan T piece lalu masker Di negara Amerika 20% pasien yang dirawat dinyatakan meninggal di ICU, sedangkan diseluruh dunia sekitar 25% dari pasien yang dirawat di ICU (Ananda, 2017). Prevalensi pasien sakit kritis dan kebutuhan ICU diseluruh dunia dinyatakan meningkat sampai dua kali lipat dari biasanya seiring adanya pandemi COVID-19 (Bravata et al, 2021). .

gambar orang dirawat di icu